Senin, 28 Maret 2016

CERPEN



 ANTARA SETIA DAN KEBODOHAN


Mentari menyambut pagi itu, diatas langkah langkah kaki kecil di naungan sang pencari ilmu seraya semakin banyak suara perubah masa depan seperti biasa aku selalu datang di awal pagi dengan membawa sesuap nasi untuk sarapan ,bel pun berbunyi disuatu sekolah smk yang aku tempati tepat hari senin pertama awal aku masuk sekolah . betapa bahagianya aku saat hari itu setelah beberapa minggu libur. Penyemangatku yang kini berada disampingku saat upacara, seraya melepas rindu kami hanya terdiam sambil tersenyum dengan dua hati yang saling mencintai dengan mendengarkan kepala sekolah berpidato didepan. Menatap matanya yang duduk tepat didepan bangku ku “hay apa kabar aku kangen kamu” sapa dia , dia yang benama rizki yang menemaniku selama kurang lebih 1 tahun 4 bulan , sangat bahagia baru pertama kali aku sangat menyayanginya. “mau jajan gak? kekantin bareng yuk?” kata rizki, “boleh beli baso aja ya, yang pedes” jawab aku, “iya deh tapi inget sambelnya dikit aja kasian perut kamu” jawabnya. Tersenyum malu aku saat itu. Kami pulang dan seperti biasa kami saling sms,
Bergugurlah bergugurlah kerinduan ini dengan langkah yang sama diikuti alunan senyuman dengan raut sang bunga kumencintainya sangat mencintai , es menjadi cairpun akan aku usahakan untuk kembali daam bentuk salju, Tetapi aku merasakan keanehan setelah dua minggu belakangan ini dia yang agak dingin kepadaku aku menangis semenjak itu aku bingung dia tidak mau menjelaskan apapun aku hingga jatuh sakitpun dia tak peduli. Semua pelajaran aku keganggu, tepat hari kamis aku menarik dia lalu duduk disampingku . aku menangis sambil berkata “kamu kenapa? kenapa kamu terus diam ?”, dia menjawab. “maaf aku ada masalah dengan keluargu gara gara kamu pas ketahuan kita tukeran kartu”. Aku hanya bisa terpaku menangis , bingung dan akupun minta maaf, ya memang kita gak seharusnya tukeran kartu telepon tapi ada alasan mengapa aku melakukanya dia orangnya curiga dan ingin tahu apakah aku selingkuh atau tidak, ya aku akui dia sedikit kurang percaya, hari demi hari dia saja tetap seperti itu,, aku didiamkan dan tidak dipedulikan sama sekali , ya pertanyaanya mengapa aku masih bertahan? Tanya diriku sendiri, aku juga sempat curhat dengann sahabatku namanya restu dia cewe, aku cerita semua kisah ku denganya,”kalau aku jadi kamu aku gak akan pertahanin itu semua sakit? Aku hnya menjawab “  karena aku ingin bertahan dan percaya pasti suatu saat nanti dia akan berubah?.”kalau dia tidak berubah? Katanya, sekali lagi aku menjawabnya ,”Aku percaya pasti dia berubah”,, memasuki bulan februri dimana dibulan itu terdapat perayaan HUT sekolah kami, dengan tema “DIES NATALIS” dan kami akan memasuki prakerin yaitu praktek kerja industri. Aku bingung katanya dia gak bisa smsan takut dimarahin kenapa smsan sama cewe lain salahkah jika aku marah?. Dia agak mulai berubah dia kadang baik kadang cuek apaan coba maksudnya jadi bingung akunya.aku mengirim sebuah pesan aku pengen kita ngmong besok. Dia pun tak membalasnya, ya lagi lagi aku mulai menangis sejak perubahanya ya akui aku memang cengeng, paginya “sayang kalau kita lulus sekolah apakah kamu akan tetap  bersamaku” kataku, “iya aku mencoba berusaha mengabarimu setiap pagi nanti, “ jawabnya , saat pelepasan itupun dia mulai mendekatiku kembali dia menyapaku kembali entah tidak tahu apa yang difikrkanya yang penting senyumanku kembali.
Dan aku selalu membayangkan hal-hal indah yang akan terjadi nanti yaitu seorang pangeran yang membawa kuda putih dengan membawa sebuah cincin yang dipakaikan ketangan kanan manisku . khayalan yang besar dan belum waktunya bukan ya itulah yang dirasakan semua orang saat menegenal cinta apalagi remaja , biarlah hari demi hari masa demi masa yang selalu bertumpu pada waktu dan semuanya pasti akan terjadi antara kau yang akan pergi atau kau akan kembali kini kuserahkan sajasemua kepada tuhan yangmemberiku rasa cinta, keeseokan harinya “kamu kenapa kamu berubah? Kataku, Ya pertanyaan yang sama dengan jawaban tidak tahu . tapi dia kali ini menjawab “maafkan aku sayang akhir-akhir ini au banyak masalah”alasanya.  “kenapa tidak menceritkan kepadaku kenapa kamu hanya diam apa kau tidak bisa memikirkan perasaanku selama ini diacuhkan olehmu? Kataku, ya diiringi air mata yang membuatnya bingung lelah sebenarnya aku menghadapinya tapi rasa sayangku lah yang selama ini menjadikan penyemangatku ,”sudahlah semua itu udah selesai sayang, maafkan aku ya?kata rizki, yah apa boleh buat aku hanya bisa memaafkanya bukann ? kembali lagi lah dia, dan biarlah mungkin karena kisah cinta remaja belum menantang,  aku sangat menyayanginya tapi aku sebenarnya sedikit ragu akan perasaanya, tapi intinya dia pergi atau tidak akupun tidak tahu karena jani manisnya yang membuat aku yakin dia ada disini selamnaya dan aku tidak akan sanggup membayangkan hal-hal aneh terjadi.