ANTARA SETIA DAN KEBODOHAN
Mentari menyambut pagi itu, diatas
langkah langkah kaki kecil di naungan sang pencari ilmu seraya semakin banyak
suara perubah masa depan seperti biasa aku selalu datang di awal pagi dengan
membawa sesuap nasi untuk sarapan ,bel pun berbunyi disuatu sekolah smk yang
aku tempati tepat hari senin pertama awal aku masuk sekolah . betapa bahagianya
aku saat hari itu setelah beberapa minggu libur. Penyemangatku yang kini berada
disampingku saat upacara, seraya melepas rindu kami hanya terdiam sambil tersenyum
dengan dua hati yang saling mencintai dengan mendengarkan kepala sekolah
berpidato didepan. Menatap matanya yang duduk tepat didepan bangku ku “hay apa
kabar aku kangen kamu” sapa dia , dia yang benama rizki yang menemaniku selama
kurang lebih 1 tahun 4 bulan , sangat bahagia baru pertama kali aku sangat
menyayanginya. “mau jajan gak? kekantin bareng yuk?” kata rizki, “boleh beli
baso aja ya, yang pedes” jawab aku, “iya deh tapi inget sambelnya dikit aja
kasian perut kamu” jawabnya. Tersenyum malu aku saat itu. Kami pulang dan
seperti biasa kami saling sms,
Bergugurlah bergugurlah kerinduan ini
dengan langkah yang sama diikuti alunan senyuman dengan raut sang bunga
kumencintainya sangat mencintai , es menjadi cairpun akan aku usahakan untuk
kembali daam bentuk salju, Tetapi aku merasakan keanehan setelah dua minggu
belakangan ini dia yang agak dingin kepadaku aku menangis semenjak itu aku
bingung dia tidak mau menjelaskan apapun aku hingga jatuh sakitpun dia tak
peduli. Semua pelajaran aku keganggu, tepat hari kamis aku menarik dia lalu
duduk disampingku . aku menangis sambil berkata “kamu kenapa? kenapa kamu terus
diam ?”, dia menjawab. “maaf aku ada masalah dengan keluargu gara gara kamu pas
ketahuan kita tukeran kartu”. Aku hanya bisa terpaku menangis , bingung dan
akupun minta maaf, ya memang kita gak seharusnya tukeran kartu telepon tapi ada
alasan mengapa aku melakukanya dia orangnya curiga dan ingin tahu apakah aku
selingkuh atau tidak, ya aku akui dia sedikit kurang percaya, hari demi hari
dia saja tetap seperti itu,, aku didiamkan dan tidak dipedulikan sama sekali ,
ya pertanyaanya mengapa aku masih bertahan? Tanya diriku sendiri, aku juga
sempat curhat dengann sahabatku namanya restu dia cewe, aku cerita semua kisah
ku denganya,”kalau aku jadi kamu aku gak akan pertahanin itu semua sakit? Aku
hnya menjawab “ karena aku ingin
bertahan dan percaya pasti suatu saat nanti dia akan berubah?.”kalau dia tidak
berubah? Katanya, sekali lagi aku menjawabnya ,”Aku percaya pasti dia
berubah”,, memasuki bulan februri dimana dibulan itu terdapat perayaan HUT
sekolah kami, dengan tema “DIES NATALIS” dan kami akan memasuki prakerin yaitu
praktek kerja industri. Aku bingung katanya dia gak bisa smsan takut dimarahin
kenapa smsan sama cewe lain salahkah jika aku marah?. Dia agak mulai berubah
dia kadang baik kadang cuek apaan coba maksudnya jadi bingung akunya.aku
mengirim sebuah pesan aku pengen kita ngmong besok. Dia pun tak membalasnya, ya
lagi lagi aku mulai menangis sejak perubahanya ya akui aku memang cengeng, paginya
“sayang kalau kita lulus sekolah apakah kamu akan tetap bersamaku” kataku, “iya aku mencoba berusaha
mengabarimu setiap pagi nanti, “ jawabnya , saat pelepasan itupun dia mulai
mendekatiku kembali dia menyapaku kembali entah tidak tahu apa yang difikrkanya
yang penting senyumanku kembali.
Dan aku selalu membayangkan hal-hal
indah yang akan terjadi nanti yaitu seorang pangeran yang membawa kuda putih
dengan membawa sebuah cincin yang dipakaikan ketangan kanan manisku . khayalan
yang besar dan belum waktunya bukan ya itulah yang dirasakan semua orang saat
menegenal cinta apalagi remaja , biarlah hari demi hari masa demi masa yang
selalu bertumpu pada waktu dan semuanya pasti akan terjadi antara kau yang akan
pergi atau kau akan kembali kini kuserahkan sajasemua kepada tuhan
yangmemberiku rasa cinta, keeseokan harinya “kamu kenapa kamu berubah? Kataku,
Ya pertanyaan yang sama dengan jawaban tidak tahu . tapi dia kali ini menjawab
“maafkan aku sayang akhir-akhir ini au banyak masalah”alasanya. “kenapa tidak menceritkan kepadaku kenapa
kamu hanya diam apa kau tidak bisa memikirkan perasaanku selama ini diacuhkan
olehmu? Kataku, ya diiringi air mata yang membuatnya bingung lelah sebenarnya
aku menghadapinya tapi rasa sayangku lah yang selama ini menjadikan penyemangatku
,”sudahlah semua itu udah selesai sayang, maafkan aku ya?kata rizki, yah apa
boleh buat aku hanya bisa memaafkanya bukann ? kembali lagi lah dia, dan
biarlah mungkin karena kisah cinta remaja belum menantang, aku sangat menyayanginya tapi aku sebenarnya
sedikit ragu akan perasaanya, tapi intinya dia pergi atau tidak akupun tidak
tahu karena jani manisnya yang membuat aku yakin dia ada disini selamnaya dan
aku tidak akan sanggup membayangkan hal-hal aneh terjadi.
